Kamis, 21 Mei 2009

Mengenal diri sendiri



Mengenal diri sendiri sangat penting didalam kehidupan sehari-hari yang kadangkala terlupakan disaat kesibukan selalu menghantui setiap kehidupan dimana berada dengan sesama lingkungan di saat mulai untuk berpikir kembali dari awal untuk banyak mengenal diri lebih dekat dengan kehidupan yang sebenarnya,banyak kehidupan yang di lihat dengan berbagai kehidupan yang banyak menyita waktu untuk kepentingan orang lain dan publik masyarakat,sehingga kebutuhan akan kehidupan pun mulai terabaikan olehnya,sedemikian akan melihat setiap kehidupan manusia yang tidak bisa mengenal akan dirinya dan seolah-olah menjadi orang lain dari kehidupan yang sebenarnya,seperti halnya banyak orang yang sibuk akan pekerjaanya dan lupa dirinya siapa ada posisinya sebagai apa untuk kembali itu pun kadangkalah terkait dengan situasi disaat itu apa yang harus diperbuat dan kesadaran dan pikiran yang mempengarui dari setiap mata melihat di setiap lingkungan dimana berada baik didalam dirumah,diperkerjaan,kantor,lapangan,ditoko,disupermaket,dipasar,diareal parkir mobil,ditaman,dll.Kendati bisa berubah disaat itu kalau pikiran mulai kalut oleh masalah dan kesadaran akan prilaku pun berubah seketika untuk mulai mengetahui jati diri dan mulai lagi untuk berbuat sesuatu kepada dirinya sendiri,setelah pikiran dan prilaku mulai menyadari bahwa diri ini siap dan apa yang akan dilakukan selanjutnya untuk diri sendiri dan orang lain disaat itu juga muncul pengenalan akan diri sendiri itu muncul seketika.

Banyak kesibukan yang muncul disaat itu untuk yang terbaik bagi dirinya sendiri dan orang lain dan itu pun bisa terjadi ketidak mengenal akan dirinya sendiri apabila kesibukan akan pekerjaan mulai megejar dirinya,sehingga prilaku disaat itu pun terlihat bisa menjadi orang lain dengan tidak mengenal akan dirinya lagi dengan asiknya bekerja dengan pekerjaannya menjadi dirinya sebagai orang lain itu bisa terjadi dimana saja secara langsung atau tidak langsung dari setiap kehidupan manusia yang akan mencari setiap apa yang diingikan berupa macam-macam prilaku yang dapat di lihat dengan kehidupan sehari-hari,jadi manusia disaat itu bisa berupa apa saja untuk menjadi seorang aktor atau prilaku untuk mencari apa yang diinginkan sehingga tidak perduli apa yang ada dilingkungannya itu menjadi dirinya atau manjadi orang lain,tergantung kondisi disaat itu untuk melihat kembali setiap prilaku itu muncul disaat jadi orang lain maka prilaku pun muncul disaat itu dengan mirip apa yang diiginkan dan tidak mengenal dirinya sesaat itu,setelah pikiran dan prilaku yang mucul disaat itu pun dapat secara langsung berubah dengan prilaku yang akan mengenal dirinya apabila semua masalah telah diselesaikan dengan keadaan kembali setelah tenang dalam diri sendiri dan akan semua masalah dalam setiap kehidupan pun dapat terpikirkan oleh dirinya dikalah disaat istirahat dari pekerjaanya itu.

Setiap kehidupan banyak orang mengelu akan jati dirinya siapa ini ?dan dimana aku ?dan siapa aku ini ? dan akibatnya tidak belajar untuk jadi dirinya sendiri malah banyak berprilaku manjadi orang lain,Apa sebabnya hal demikian itu bisa muncul disetiap kehidupan umat manusia yang sibuk akan setiap merai kehidupan yang lebih baik dengan sesamanya untuk yang terbaik bagi sesamanya itu, jadi setelah jati dirinya tidak dapat kembali oleh apa yang diperbuatnya itu dan penyesalan akan apa yang dilakukan pun mucul seketika dan mengetahui dirinya dan ada yang tidak bisa tahu dirinya dan kembali lagi pun tidak dapat tahu,ini merupakan masalah yang harus di perbaiki oleh dirinya sendiri dan mencari tahu kembali apa yang dilakukannya sebelumnya dan sesudahnya itu baru bisa untuk kembali bahwa apa yang dilakukan itu dapat disadari disaat itu,banyak orang dapat keuntungan dari hal itu baik yang buruk dan yang baik karena kalau yang baik apa yang dilakukan baik untuk dirinya dan orang lain,sedangkan keburukannya dapat mengutungkan dirinya sendiri dan orang lain juga,contonya kalau bekerja untuk dirinya tetapi jadi orang lain maka orang lain yang untung setelah sadar akan prilaku dirinya dan mengenal dirinya kembali dan sebaliknya begitu pula.jadi keuntungan yang lebih baik merupakan bekerja dengan menjadi diri sendiri itu lebih baik ketimbang menjadi orang lain karena kesadaran akan prilaku dirinya dengan hujud mengenal dirinya sendiri bekerja dengan baik dan dikenal oleh dirinya sendiri itu lebih baik dan bisa kembali menjadi dirinya sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar