Minggu, 20 Juni 2010

Berjuang dari dalam dan luar diri sendiri


Ditulis oleh:Master.Tjung teck
Berjuang dari dalam dan luar diri sendiri merupakan kehidupan yang banyak bisa di pelajari dalam kehidupan sehari-hari juga seperti mau mengenal kembali diri sendiri walaupun kesibukan dalam dirinya.

Pada kehidupan ini banyak yang bisa dilihat dalam kehidupan ini sebagai umat manusia yang banyak terjadi di dalam kehidupan ini juga yang bisa di kendalikan oleh dirinya sendiri baik dalam dirinya sendiri dan luar kehidupan dirinya sendiri,namun semua itu bisa tercapai oleh dirinya sendiri tampah kecuali apa sebabnya....?ini lah hidup sebagai umat manusia yang mempunyai aturan dalam kehidupan ini yang sehingga sejak itu muncul dan bermunculan setiap peraturan hukum yang berlaku supaya apa yang perna terjadi dalam kehidupan manusia ini dapat sebagai contoh dan jangan di langar lagi walau pun semua itu terjadi di dalam kehidupan manusia setiap hari ini di catata dan terus begitu supaya kehidupan ini bisa yang terbaik untuk dirinya sendiri dan orang lain itu,alangkah baiknya kalau mau mulai belajar untuk memperbaiki diri sendiri dikalah lupa dan menjadi orang lain,namun semua itu bisa terjadi pada siap saja yang kurang sigap tentang hidup yang mungkin bisa terjebak oleh situasi di saat itu juga yang membuat manusia lupa akan dirinya sendiri dan menjadi orang lain itu atau malah justru terjadi akibat dari dirinya sendiri,sehingga sejak itu banyak masalah pun datang dan ada yang bisa di selesaikan dan ada yang berlalut-lalut dalam urusan yang sama dan hidup ini akan terlihat seolah-olah menjadi beban dalam hidupnya yang berlalut-lalut dan ada sampai dalam hidupnya bagai neraka dalam kehidupan manusia itu tentunya orang bijak tidak mau itu.

Banyak orang lupa akan dirinya sendiri akibat dari keserakahannya dan ketamakannya sehingga lupa akan segalahnya itu,akan tetapi ada juga yang akibat dari ulah orang yang penu keserakahan dan kebenciaan sehingga terjadi pertikaian antara sesamanya itu,walaupun situasi yang sama dan berbeda itu,jadi kadang-kadang bisa terlihat jati dirinya yang asli itu berubah menjadi orang lain dan tidak mengenal jati dirinya lagi,walaupun cuman sementara saja untuk mencari keuntungan dari pihak yang lain itu bisa terjadi pada siapa saja,mayoritas kehidupan manusia malah lebih cenderung kesana untuk mencari keuntungan pihak yang lain dan timbul bermacam-masalah yang muncul baik dan buruk.kemudian kalau ingin kembali untuk mencari jati diri cuman melihat diri ini kembali siapa aku...? sebenarnya ..?dan bertanyak pada diri sendiri dan mulai untuk memperbaikinya dengan perlahan-lahan dan jati diri pun kembali perlahan-lahan ,walaupun semua itu butuh waktu dan tempat baik yang penting bisa kembali dengan normal.

Dengan banyak melihat setiap kehidupan yang terjadi di kehidupan ini sehari-hari manusia cenderung lebih banyak memilih kehidupannya dengan perjuangan dari dirinya sendiri dan bantuan dari orang lain untuk menambah suatu ilmu pengetahuan yang ada di dunia ini baik secara formal dan nonformal itu,jadi anatara jati diri dan normal kehidupan dapat terjaga dengan baik,walaupun masih banyak lagi kehidupan yang di luar sana belum tentu sama dengan normal kehidupan sesama umat manusia itu yang sewaktu-waktu akan merubah kehidupan ini dengan situasi itu baik yang sama dan yang tidak sama itu bisa terjadi dan terus begitu sepanjang kehidupan manusia,namun semua itu kembali pada diri sediri yang memutuskan jalan kehidupanya sendiri bukan orang lain masalah pengalaman semua manusia membutukan ilmu pengetahuan dari yang lain,walaupun ilmu pengetahuan sudah cukup dari diri sendiri itu belum tentu sudah tercukupi dengan baik juga.

Cari jati diri sebenarnya sangat gampang dalam kehidupan ini yang penting mau belajar kembali untuk melihat dirinya dirinya sendiri kembali ,walaupun sulit yang selalu menghampirnya perlahan-lahan pasti bisa kembali seperti semula lagi,walaupun ini semua bisa terjadi dari diri sendiri dan orang lain dan bisa berubah dari polah kehidupannya yang awal dan sebaliknya itu,cari yang terbaik untuk diri sendiri sebelum jati diri ini ditemukan oleh dirinya sendiri akan tetapi bisa ditemukan orang yang ada disekitarnya juga itu, walaupun perbuatan apa jasa baik dan buruknya prilaku kehidupan ini.berusahalah yang terbaik dari diri ini untuk diketemukan kembali dengan baik,hal demikian akan lebih baik dari sebelumnya itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar